Perhitungan Biaya Jasa Kirim Barang Indonesia Singapore

jasa kirim barang singapura

Bingung cara kirim paket dari Indonesia ke Singapura? Dapat dikatakan bahwa cara mengirim paket dari Indonesia ke Singapura sangat sederhana. Kemudahan ini tercapai karena saat ini sudah banyak pengiriman yang dapat mempermudah pengiriman. Namun, meski banyak tersedia pengiriman, pada kenyataannya sudah banyak orang yang kebingungan dalam mengirim barang.

Ini karena ada banyak istilah baru dalam hal pengiriman ke luar negeri. Jika Anda bingung dengan kondisi ini, PT. Emko Ferindo Intermoda mungkin menjadi pilihan terbaik Anda. Hal ini karena PT. Emko Ferindo Intermoda sendiri menyediakan pengiriman ke Singapura dan dapat memastikan keamanannya.

Dalam pengiriman sendiri, pemasok ini menggunakan moda transportasi udara. Cakupannya sendiri cukup luas. Selain Singapura, dimungkinkan juga untuk mengirim ke banyak negara lainnya. Keamanan ini terjamin karena moda transportasi yang digunakan maksimal.

Akses situs ini http://emkofi.com/ untuk mendapatkan pengiriman ke Singapura. Keamanan ini juga terjamin karena PT. Emko Ferindo Intermoda juga menyediakan layanan repackaging gratis untuk costumer. Pengemasan ulang akan membuat keamanan barang dalam pengiriman lebih terjamin. Setiap orang pasti kesulitan menemukan layanan yang menyediakan repacking gratis.

Terkadang Anda bertanya-tanya mengapa biaya kirim barang dari Indonesia ke Singapura berkali-kali lipat lebih mahal daripada di dalam negeri? Jawabannya sebenarnya cukup sederhana, terutama karena adanya perbedaan regulasi dan kebijakan antar negara. Mulai dari perbedaan penggunaan mata uang, dari adanya pajak tertentu, hingga cara pengiriman.

Namun, ada satu hal yang biasanya menjadi kriteria umum untuk menghitung biaya. Yaitu adalah perhitungan berat dan volume benda. Hampir semua jasa pengiriman akan memasukkan ini sebagai teknik penghitungan biaya pengiriman. Oleh karena itu, untuk mempersiapkan pengiriman barang ke Singapura, Anda perlu mempertimbangkan berat dan volumenya.

Sebagai seseorang yang ingin mengirim barang, tentunya Anda perlu memahami hal ini. Manfaatnya sebagai tolak ukur atau acuan penyusunan anggaran. Selain itu, bisa dimaklumi dan tidak heran jika tiba-tiba biayanya cukup tinggi, bahkan jika misalnya dengan mengirimkan hanya beberapa bantal atau guling ke Singapura yang sangat ringan.

Cara Perhitungan Biaya Kirim

Saat ini banyak usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang ingin mengembangkan usahanya dengan memperluas pasarnya ke negara tetangga seperti Singapura. Sayangnya, keinginan tersebut kerap terkendala dengan biaya pengiriman paket ke Singapura yang masih cukup tinggi.

Bahkan, sejumlah produk UMKM lokal seperti makanan olahan cukup populer di kalangan masyarakat Singapura. Selain masalah ongkos kirim (postage) di Singapura, kendala lain yang dihadapi pemilik usaha kecil dalam mengirim barang adalah kuota. Berbeda dengan eksportir besar, para pelaku UMKM ini hanya mampu mengirimkan barang dalam jumlah yang relatif sedikit.

Kendala tersebut sering ditemui oleh orang yang berniat mengirim barang. Misalnya, makanan untuk teman atau keluarga di Singapura. Ongkos kirim barang mahal sepertinya cukup tinggi, apalagi jika ongkos kirimnya lebih tinggi dari harga barang yang dikirim. Regulasi yang ketat juga menyulitkan pelaku usaha kecil untuk mengekspor barang ke luar negeri.

Misalnya, eksportir diharuskan mengisi dokumen pengangkutan yang terperinci untuk menghindari barang ditahan di pabean. Nah berikut ini merupakan cara menghitung biaya kirim.

Perhitungan Hasil timbang dan Ukur

Untuk menghitung biaya biasanya ada dua acuan sebagai patokan, yang pertama adalah volume dan yang kedua adalah berat. Kedua hal ini tentunya sangat diperhitungkan, berat akan mempengaruhi daya dukung beban. Sedangkan volume mempengaruhi jumlah barang yang dapat diangkut dalam satu kali pengiriman.

Jadi, meskipun barangnya sangat ringan (misalnya, kasur busa), tetapi karena memakan banyak ruang, biayanya akan cukup tinggi. Sebaliknya, meskipun volumenya kecil, tetapi beratnya besar, biayanya juga akan besar. Dari kedua acuan tersebut, ternyata dimensi yang lebih besar antara volume atau berat akan digunakan sebagai acuan.

Menghitung volume cukup sederhana, menggunakan rumus untuk menghitung volume balok. Ini hanya mengalikan panjang, lebar dan tinggi (dalam cm). Setelah didapat produk akan dibagi dengan bilangan tetap yaitu bilangan 5000. Jadi rumus perhitungannya adalah (panjang x lebar x tinggi) / 5000 =…. kg.

Contoh perhitungannya adalah Anda ingin mengirim tas dengan ukuran panjang 30cm, lebar 20cm, dan tinggi 45cm. Maka perhitungan volumenya menjadi (30 x 20 x 45) = 27.000 cm. Untuk menghitung alasan pengiriman akan dibagi 5000, dalam 27.000: 5000 = 5,4 kg.

Perhitungan total biaya pengiriman

 

Total biaya pengiriman adalah produk berat (berdasarkan volume atau berat) kali biaya per kg. Bila ada desimal, misalnya sekantong 5,4 kg, maka akan dibulatkan ke atas. Sehingga beratnya menjadi 6 kg, nantinya 6 kg tersebut dikalikan dengan biaya pokok.

Cukup mudah untuk menghitung biaya pengiriman barang dari Indonesia ke Singapura. Meskipun pada akhirnya biayanya bisa lebih rendah atau lebih tinggi.

Perbedaan ini dapat terjadi karena beberapa alasan, pertama karena perubahan harga atau beberapa kebijakan di negara tujuan, atau kedua, Anda dapat mengoptimalkan barang sehingga tidak memakan banyak ruang atau lebih berat. Sehingga dapat mengurangi banyak biaya pengiriman.

Cara yang digunakan untuk mengoptimalkan biaya

Dikatakan di atas bahwa salah satu cara untuk mengoptimalkan biaya adalah dengan menekan volume. Hal ini penting walaupun barang dagangannya ringan, tetapi bila volumenya besar akan dikenakan biaya yang tinggi. Maka salah satu solusinya, seperti mengirim tas terlebih dahulu, adalah dengan melipatnya menjadi lebih kecil namun tetap menjaga bentuknya agar tidak rusak.

Langkah kedua adalah mengoptimalkan isi paket. Misalnya, ketika tas yang akan dikirim ternyata tidak bisa dilipat, bisa dioptimalkan dengan memasukkan barang lain ke dalam paket. Jelas tasnya tidak berat dalam timbangan, menambahkan lebih banyak barang hingga hampir 6kg adalah langkah penyetelan berikutnya.

Memastikan keamanan barang saat mengirim

Saat memilih jasa dalam pengiriman, pertama-tama pastikan keamanan barang. Fitur pengemasan ulang gratis sangat berguna.

Instruksi utama adalah lapisan luar kemasan yang digunakan. Pastikan untuk menggunakan karton saat melakukan pengiriman. Saat mengirim ke luar negeri tabrakan sering terjadi.

Tidak masuk akal untuk mengharapkan pengiriman luar negeri yang lancar. Oleh karena itu, diperlukan dua hal dalam pengemasan untuk menjamin keamanannya. Pertama, gunakan karton tebal di bagian luar.

Dengan karton tebal, barang di dalamnya tidak akan mengalami masalah. Jangan menggunakan karton tipis karena kurang aman. Sebaiknya Anda juga menggunakan bubble wrap.

Adanya kelengkungan gelembung sangat berguna karena membantu meminimalkan benturan dengan benda-benda di dalamnya. Meski akan ada bantuan repackaging, namun hasilnya akan lebih optimal jika kedua hal tersebut sudah digunakan. Bahkan, Anda juga bisa meminta permintaan non-repackaging jika keamanan barang sudah terjamin.

Anda tak perlu bingung terkait biaya kirim ke luar negeri karena PT. Emko Ferindo Intermoda menawarkan harga yang murah dan pengiriman terjamin cepat tanpa adanya barang rusak. Jika Anda berminat Anda bisa mengunjungi situs ini http://emkofi.com/.

You May Also Like

About the Author: Andy Chrisman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *